Partner
Advisor
Associate
- Dicky Tanjung
- Indrawan Dwi Yuriutomo
- Charvia Tjhai
- Juven Renaldi
- Vinka D. A. Larasati
- Mutiara Kasih Ramadhani
- Raisya Majory
- Bima Danubrata Adhijoso
- Bianca P. Putri Kadarisman
- Albertus Jonathan Sukardi
- Febri Ariadi
- A. Charlie R. Malessy
- Yan Diaz M. Siregar
- Medita F. Siregar
- Vivin Purnamawati
- Olivia Karlina
- Dian Kirana
- Agung K. Sihombing
- Kusuma W. Halim
- Velicia Khoswan
- Talitha A. Ekadhani
- Bagas Ananta
- Katherine A. Salim
- Shafira A. Alif Hexagraha
- Alda L. Winarto
- Rafi Adrian Rahadi
- Tsabita Nur Zhahira
- Laila Maghfira Andaretna
- Qafaldi Putra Ismayudha
- Ravi Amarendra
- Axel Cross
- Gabriela Eliana
- Muhammad Nur Mahatmanta
- Tiffany Nasya Massie
- Kevin Raihan
- Gerald Adrian Maden
- Syifa Devi Savitri
- Cut Meutia Rizkina Zagloel
- Gisela Keyla Mathea
- Andhika Farhan Mahadi
Maria Yudhitama Eka Dewi banyak terlibat dalam transaksi besar di SSEK dan memberikan nasihat hukum dan mewakili klien di sektor perbankan, pasar modal, investasi asing, asuransi, merger dan akuisisi, multifinance dan P2P.
Pengalamannya termasuk mewakili perusahaan-perusahaan domestik dan internasional terkemuka, dan badan usaha milik negara, diantaranya Aetna, Allianz, MRT Jakarta, OVO, Pertamina, Prudential, Unilever, Pertamina, Indonesia Financial Group (IFG), Hong Kong Stock Exchange, TSH Berhad, Grab, and MUFG.
Sebelum bergabung dengan SSEK, Maria bekerja di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) di bawah Kementrian Keuangan, yang sekarang dinamakan Otoritas Jasa Keungan (OJK).
Maria adalah penutur asli bahasa Indonesia dan fasih berbahasa Inggris.
- Perbankan dan keuangan
- Pasal Modal
- Hukum Perusahaan
- Teknologi Keuangan dan pinjaman P2P
- Investasi asing
- Asuransi dan reinsurance
- Merger dan akuisisi
- Multifinance
- Memberikan nasihat keapda Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX) mengenai inisiatif kebijakan untuk memperluas daftar bursa saham yang diakui, yang memungkinkan emiten dengan pencatatan utama di bursa saham yang diakui untuk mencari pencatatan sekunder di HKEX.
- Memberikan nasihat kepada Link Holdings Limited sebagai penasehat hukum Indonesia sehubungan dengan rencana pencatatan sahamnya di papan pengembangan di Bursa Efek Hong Kong Limited.
- Memberikan nasihat kepada manajer aset yang berbasis di Singapore mengenai peraturan pasar modal di Indonesia untuk manajer aset asing dan pemasaran produk-produk mereka di Indonesia.
- Membantu The Hongkong dan Shanghai Banking Corporation Limited dalam mengevaluasi opsi-opsi untuk menawarkan produk-produk manajemen kekayaan di Indonesia.
- Bertindak sebagai penasihat hukum Indonesia untuk Bank MUFG dalam investasi ke Akulaku, sebuah perusahaan teknologi finansial (fintech) unicorn yang menyediakan layanan kredit konsumen, digital perbankan, manajemen kekayaan/aset, dan perusahaan pialang asuransi, dengan pekerjaan termasuk meninjau dan memberikan komentar tentang aspek regulasi dan kontraktual dari penyaluran investasi.
- Memberikan nasihat kepada Bank CTBC, melalui firma hukum Taiwan, mengenai transaksi pembiayaan yang melibatkan perusahaan telekomunikasi Indonesia.
- Membantu anak persahaan Ping An Puhui di Indonesia, divisi pembiayaan konsumen dari perusahaan asuransi Tiongkok Pin An Group, dalam memperoleh lisensi registrasi P2P dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
- Bertindak mewakili PT Visionet Internasional Inovasi (VII), bagian dari grup OVO, dalam perjanjian usaha patungan dengan ZA Global Tech Limited, sebuah usaha patungan antara perusahaan asuransi online Tiongkok ZhongAn dan Vision Fund milik SoftBank, untuk mendirikan sebuah platform teknologi asuransi.
- Bertindak sebagai penasehat hukum Indonesia untuk Perusahaan Asuransi Dai-ichi dari Sepang dalam akuisisi saham 40% di PT Panin Life milik Indonesia senilai US$377 juta.
- Bertindak sebagai penasihat Indonesia untuk China Taiping Insurance Holdings Company Limited, sebuah perusahaan asuransi yang berdomisili di Hong Kong, sehubungan dengan akuisisi 55% saham di PT China Taiping Insurance Indonesia dari China Taiping Insurance Group Ltd yang berbasis di Tiongkok.
- Memberikan nasihat mengenai pembentukan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Minyak dan Gas Indonesia, sebuah kesepakatan senilai US$4 miliar yang menghasilkan pembentukan perusahaan induk milik negara terbesar di Indonesia.
- Membantu perusahaan reinsurance multinasional Willis dalam mendirikan kehadiran suatu bisnis di Indonesia.
- Universitas Katolik Parahyangan, S.H. (cum laude), 2009
- King’s College London, LL.M., International Financial Law, 2020
- Perhimpunan Advokat Indonesia
- Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal